Gorontalo, IAIN Sultan Amai – Program Studi (Prodi) Akuntansi Syariah di IAIN Sultan Amai Gorontalo terus berupaya meningkatkan kualitas pengajaran dan kompetensi dosennya melalui kegiatan penguatan metode pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan Case-Based Learning. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Mutu (LPM) IAIN Sultan Amai Gorontalo untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan dosen dalam menyelenggarakan pembelajaran yang efektif dan berbasis pada hasil yang dapat diukur.
Kegiatan ini diadakan pada tanggal 8 s.d 9 September 2025 dan diikuti oleh seluruh dosen Prodi Akuntansi Syariah. Penguatan metodologi pembelajaran ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar dengan fokus pada capaian hasil pembelajaran yang sesuai dengan kompetensi yang diharapkan dalam kurikulum Prodi Akuntansi Syariah.
Metode OBE, yang menjadi fokus utama dalam kegiatan ini, memungkinkan dosen untuk merancang pembelajaran yang terstruktur dan berorientasi pada pencapaian kompetensi mahasiswa. Dengan menggunakan pendekatan ini, diharapkan mahasiswa dapat menguasai materi yang relevan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan tantangan industri. Sementara itu, Case-Based Learning memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menganalisis kasus-kasus nyata yang terkait dengan praktik akuntansi syariah, sehingga meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan aplikasi teori dalam situasi dunia nyata.
Kegiatan yang dilaksanakan selama [durasi kegiatan] ini juga memberikan kesempatan bagi para dosen untuk berbagi pengalaman dan strategi pembelajaran yang telah mereka terapkan di kelas. Selain itu, melalui kegiatan ini, dosen juga memperoleh pengetahuan terkini mengenai tren pengajaran dan metode yang dapat memfasilitasi pengembangan kompetensi mahasiswa secara optimal.
Ketua Prodi Akuntansi Syariah mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pengajaran di lingkungan kampus. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan relevan bagi mahasiswa. Ini juga akan menjadi modal penting dalam mempersiapkan mereka untuk terjun ke dunia profesional yang semakin kompetitif,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan penguatan metode pembelajaran berbasis OBE dan Case-Based Learning ini, diharapkan Prodi Akuntansi Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo dapat terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, serta memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik akuntansi syariah di Indonesia.
