Dalam upaya memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap pengelolaan keuangan desa yang akuntabel dan berlandaskan nilai-nilai syariah, proses pembelajaran pada Mata Kuliah *Akuntansi Keuangan Desa* dilaksanakan melalui *metode pembelajaran simulasi praktik akuntansi syariah* dengan tema *“Praktik Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa.”*
Kegiatan pembelajaran ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata kepada mahasiswa melalui simulasi penyusunan dokumen perencanaan desa. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep secara teoritis, tetapi juga dilatih untuk memahami tahapan penyusunan RPJMDes dan RKP Desa secara sistematis, mulai dari identifikasi kebutuhan masyarakat, perumusan program prioritas, hingga penyusunan rencana kerja yang selaras dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kemaslahatan.
Melalui metode simulasi praktik, mahasiswa berperan layaknya aparatur desa, tim penyusun, dan unsur masyarakat yang terlibat dalam musyawarah perencanaan pembangunan. Suasana pembelajaran menjadi lebih interaktif karena setiap kelompok diminta menganalisis kondisi desa, menyusun prioritas pembangunan, serta menuangkannya ke dalam rancangan RPJMDes dan RKP Desa yang terstruktur. Pendekatan ini mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, bekerja sama, dan memahami pentingnya proses perencanaan yang partisipatif.
Dari perspektif akuntansi syariah, kegiatan ini juga menanamkan nilai *amanah, keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab* dalam pengelolaan dana desa. Mahasiswa diajak memahami bahwa perencanaan pembangunan desa tidak semata-mata bersifat administratif, tetapi juga memiliki dimensi etis yang harus dijaga agar setiap kebijakan dan program benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, simulasi ini menjadi sarana pembelajaran yang relevan untuk menghubungkan teori akuntansi keuangan desa dengan praktik tata kelola pemerintahan desa yang baik.
Dosen pengampu mata kuliah menyampaikan bahwa penggunaan metode simulasi praktik bertujuan agar mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih baik ketika nantinya terlibat di tengah masyarakat maupun dunia kerja, khususnya pada bidang pengelolaan keuangan publik dan desa. Selain meningkatkan pemahaman konseptual, pembelajaran ini juga diharapkan mampu membentuk kompetensi teknis mahasiswa dalam menyusun dokumen perencanaan desa secara tepat dan sesuai regulasi.
Secara umum, kegiatan pembelajaran ini berlangsung dengan baik dan mendapat respons positif dari mahasiswa. Mereka merasa lebih mudah memahami materi karena dapat mempraktikkan langsung proses penyusunan RPJMDes dan RKP Desa dalam suasana yang menyerupai kondisi nyata. Melalui pembelajaran berbasis simulasi praktik akuntansi syariah ini, mahasiswa diharapkan semakin mampu mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai etis dalam mendukung pengelolaan pembangunan desa yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
