Prodi Akuntansi Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo

Nurjayanti Langgai, Mohamad Anwar Thalib, dan Mohamad Akbar Ali Mahasiswa Akuntansi Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo Raih Penghargaan di Konferensi Internasional Islam Nusantara 2025

Gorontalo, 29 Oktober 2025 – Mahasiswa Prodi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Sultan Amai Gorontalo, yaitu Nurjayanti Langgai, Mohamad Anwar Thalib, dan Mohamad Akbar Ali, berhasil meraih penghargaan sebagai presenter dalam International Conference on Islam Nusantara (ICNARA) yang diselenggarakan pada tanggal 27-29 Oktober 2025 di Surabaya.

Dalam konferensi bertema “Living Tradition and The Sustainable Future of Pesantren: Education, Ecotheology, and Ethics in the SDGs Era”, ketiganya mempresentasikan artikel berjudul “Local Wisdom in Income Accounting: The Case of Karawo Entrepreneurs”. Artikel ini mengangkat topik yang relevan dengan budaya lokal, yaitu penerapan kearifan lokal dalam akuntansi pendapatan yang dapat diterapkan oleh para pengusaha Karawo, sebuah kerajinan tradisional khas Gorontalo.

Konferensi yang dihadiri oleh akademisi, praktisi, dan pemangku kebijakan ini menjadi ajang penting untuk berbagi pengetahuan mengenai pendidikan, ekoteologi, serta etika dalam konteks Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Prestasi ini semakin memperkuat nama Prodi Akuntansi Syariah di tingkat internasional, sekaligus memberikan pengakuan terhadap kualitas riset mahasiswa di IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Nurjayanti Langgai, salah satu presenter, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterima, “Kami sangat bangga bisa berpartisipasi dalam konferensi internasional ini. Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras tim kami, dan semoga bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berinovasi dalam dunia akademik,” ujarnya.

Pencapaian ini tidak hanya menambah portofolio akademik mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo, tetapi juga memperlihatkan komitmen prodi Akuntansi Syariah dalam mendorong mahasiswa untuk berkontribusi aktif dalam perkembangan ilmu ekonomi Islam yang berorientasi pada budaya lokal.