Prodi Akuntansi Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo

Dua Dosen Akuntansi Syariah Raih Juara II Lomba Desain Riset Nasional

Jakarta, Sabtu 26/10/2024 Prestasi membanggakan berhasil diraih oleh dua dosen Program Studi Akuntansi Syariah, Sri Apriyanti Husain, M.S.A. dan Juniaty Ismail, M.Si., yang sukses meraih Juara II Kategori Tim pada ajang Lomba Desain Riset Nasional yang diselenggarakan oleh Ikatan Cendekiawan Muda Akuntansi (ICMA).

Penghargaan tersebut diraih setelah keduanya mempresentasikan desain riset berjudul “Model Restorasi Mangrove Kabupaten Pohuwato: Pencapaian Kesejahteraan Masyarakat Pesisir untuk Mendukung Sustainable Blue Accounting di Indonesia.” Dalam presentasinya, tim memaparkan pentingnya restorasi ekosistem mangrove sebagai salah satu upaya menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Penelitian yang diusulkan mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi melalui pendekatan Sustainable Blue Accounting, yaitu konsep akuntansi yang menekankan pengukuran dan pelaporan nilai ekonomi sumber daya pesisir dan kelautan secara berkelanjutan. Melalui model yang dikembangkan, restorasi mangrove tidak hanya dipandang sebagai program konservasi, tetapi juga sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor perikanan, pariwisata, dan usaha berbasis sumber daya pesisir.

Sri Apriyanti Husain, M.S.A. menjelaskan bahwa Kabupaten Pohuwato memiliki potensi mangrove yang besar dan perlu dikelola secara optimal agar mampu memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

“Restorasi mangrove tidak hanya berfungsi menjaga ekosistem pesisir, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Melalui pendekatan Sustainable Blue Accounting, manfaat lingkungan dan manfaat ekonomi dapat diukur secara lebih komprehensif sehingga mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Juniaty Ismail, M.Si. menambahkan bahwa desain riset tersebut diharapkan dapat menjadi model yang dapat diterapkan di berbagai wilayah pesisir di Indonesia yang memiliki karakteristik serupa dengan Kabupaten Pohuwato.

Keberhasilan meraih Juara II tingkat nasional ini menjadi bukti komitmen dosen Akuntansi Syariah dalam menghasilkan karya ilmiah yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Prestasi tersebut juga menunjukkan kontribusi nyata akademisi dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, khususnya pada sektor kelautan dan pesisir yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi Indonesia.

Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi dosen dan mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas penelitian serta memperluas kolaborasi dalam menghasilkan solusi ilmiah bagi berbagai persoalan pembangunan daerah dan nasional. Dengan prestasi tersebut, Sri Apriyanti Husain, M.S.A. dan Juniaty Ismail, M.Si. telah mengharumkan nama institusi sekaligus memperkuat eksistensi Program Studi Akuntansi Syariah di tingkat nasional.
(SAH)